- Alasan Madu Sering Digunakan dalam Berbagai Minuman Herbal
- Hal yang Perlu Disiapkan Sebelum Kirim Mobil dari Jakarta
- Jangan Asal Sewa! Ini Cara Memilih Rental Mobil di Jakarta
- Butuh Tukang Bangunan di Bekasi? Ini Panduan Memilihnya
- Cara Menikmati Kopi Pagi dengan Lebih Mindful
- Panduan Membuat Video Produk Menarik untuk Marketplace
- 12 TikTok Downloader Online Terbaik untuk Menyimpan Video Favorit
- 10 Tools Online yang Mendukung Penelusuran Profil Instagram Publik
- 7 Cara Praktis Memilih Situs Download Video TikTok Berbasis Web
- 12 Platform Instagram Downloader dengan Fitur yang Perlu Kamu Ketahui
Ini 3 Fakta Tentang Hari Raya Umat Islam Sedunia

Ketika umat Islam di seluruh dunia mengucapkan 'selamat jalan Ramadan', maka itulah saat ketika mereka bersiap untuk menyambut Idul Fitri, hari raya Muslim yang menandai akhir Bulan Suci.
Tahun ini, sebagian besar negara merayakan Idulfitri pada tanggal 5 Juni, namun ada pula yang menjalankannya pada 4 Juni, tergantung pada penglihatan hilal atau Bulan sabit muda di lokasi masing-masing.
Arab Saudi, Kuwait, Qatar, dan Uni Emirat Arab berlebaran pada Selasa, sedangkan Mesir, Suriah, Yordania, Indonesia, Jepang, Malaysia, Thailand, Pakistan dan Australia memulai pada Rabu. Demikian seperti dikutip dari Al Jazeera, Selasa (4/6/2019)
Baca Lainnya :
- Gaung Suara RI dalam Konf. Islam Internasional0
- Crutchlow Finis di Posisi 19 MotoGP Amerika0
- 3 Cewek K-Pop Paling Hot Jalan Bersama0
- Risma berjanji Akan Tolak Tawaran Jadi Menteri apapun yang terjadi0
- Jokowi janji mati-matian akan bela Palestina jika jadi presiden0
Apakah Idul Fitri itu?
Dalam kamus KBBI, Idulfitri berarti hari raya umat Islam yang jatuh pada tgl 1 Syawal setelah selesai menjalankan ibadah puasa selama bulan Ramadan.
Secara tradisional, Idul Fitri dirayakan selama dua hari dan ditetapkan sebagai libur nasional di semua negara yang mayoritas penduduknya adalah Muslim.
Bagaimana awal lebaran ditentukan?
Seperti Ramadan, Idul Fitri dimulai dengan penampakan pertama Bulan baru atau hilal. Jadi biasanya, umat Islam harus menunggu sampai malam sebelum Idulfitri, untuk memverifikasi tanggalnya. Jika hilal tidak terlihat, maka puasa Ramadan akan dibulatkan penuh menjadi 30 hari dan Idul Fitri jatuh tepat sehari setelah puasa usai.
Penanggalan Idul Fitri berubah setiap tahun pada kalender Gregorian dan bervariasi dari satu negara ke negara lain, bergantung pada lokasi geografis.










